Unitly
Bahasa Indonesia

Kalkulator BMI

Masukkan tinggi dan berat badan Anda untuk langsung melihat BMI, kategori, dan rentang berat badan sehat. Hanya untuk orang dewasa.

Alat skrining, bukan diagnosis. BMI memberi gambaran kasar status berat badan orang dewasa. Anak dan remaja memerlukan grafik pertumbuhan sesuai usia dan jenis kelamin (BMI menurut umur), dan BMI saja tidak dapat diandalkan selama hamil atau menyusui, pada orang yang sangat berotot, atau pada lansia. Halaman ini bukan nasihat medis; untuk kondisi Anda sendiri, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Perbandingan batas BMI

Batas BMI dewasa menurut standar (kg/m²)
BMI (kg/m²)WHO (internasional)Korea Selatan (KSSO 2022)Jepang (JASSO 2022)Tiongkok (WS/T 428-2013)
Berat badan kurang< 18,5< 18,5< 18,5< 18,5
Normal18,5–24,918,5–22,918,5–24,918,5–23,9
Kelebihan berat badan atau praobesitas25,0–29,923,0–24,9—24,0–27,9
Obesitas mulai dari≥ 30≥ 25≥ 25≥ 28
Batas kelas obesitas30 · 35 · 4025 · 30 · 3525 · 30 · 35 · 40—

Semua batas berlaku untuk orang dewasa; BMI dibulatkan ke satu angka desimal sebelum dibandingkan. Standar Jepang tidak memiliki kategori kelebihan berat badan tersendiri: 25 ke atas termasuk obesitas tingkat 1.

Sumber

Alat lainnya

Hitung kebutuhan kalori harian Anda →

Konverter berat (kg, lb, stone) →

Apa itu BMI?

Indeks massa tubuh (BMI, atau IMT) adalah berat badan dibagi kuadrat tinggi badan. Angka ini menunjukkan seberapa berat Anda dibandingkan tinggi badan Anda. Karena sederhana dan berkaitan erat dengan lemak tubuh, BMI menjadi alat skrining yang paling banyak dipakai untuk berat badan kurang, kelebihan berat badan, dan obesitas pada orang dewasa.

BMI = berat (kg) ÷ tinggi (m)²

Misalnya, berat 65 kg dengan tinggi 170 cm menghasilkan 65 ÷ (1,7 × 1,7) ≈ 22,5. Dengan pound dan inci, gunakan 703 × berat (lb) ÷ tinggi (in)²: 5 ft 9 in (69 in) dan 160 lb menghasilkan 703 × 160 ÷ 69² ≈ 23,6. Kalkulator ini membulatkan BMI ke satu angka desimal, lalu membandingkannya dengan tabel yang dipilih.

Mengapa batasnya berbeda di tiap negara

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengelompokkan BMI di bawah 18,5 sebagai berat badan kurang, 18,5 sampai 24,9 sebagai normal, 25 atau lebih sebagai kelebihan berat badan, dan 30 atau lebih sebagai obesitas, dengan obesitas dibagi menjadi tiga kelas pada 30, 35, dan 40. Namun, makin banyak bukti bahwa hubungan antara BMI, lemak tubuh, dan risiko kesehatan pada populasi Asia berbeda dengan populasi Eropa, dan bahwa banyak orang Asia sudah berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2 dan penyakit jantung pada BMI di bawah 25. Pada 2004, konsultasi pakar WHO tetap mempertahankan batas internasional, tetapi mencantumkan titik tindakan kesehatan masyarakat tambahan pada BMI 23; 27,5; 32,5; dan 37,5 untuk dipertimbangkan oleh tiap negara.

  • Korea Selatan: pedoman Korean Society for the Study of Obesity (KSSO) 2022 menyebut 23 sampai 24,9 sebagai praobesitas (kelebihan berat badan atau berat badan berisiko) dan 25 atau lebih sebagai obesitas, dengan kelas I sampai III dimulai pada 25, 30, dan 35. Kelas III juga disebut obesitas berat.
  • Jepang: Japan Society for the Study of Obesity (JASSO) menyebut 25 atau lebih sebagai obesitas, dalam tingkat 1 sampai 4. Tergolong obesitas tidak dengan sendirinya berarti "penyakit obesitas" yang memerlukan penurunan berat badan, dan BMI 22, titik dengan angka penyakit paling rendah, dipakai sebagai berat badan standar.
  • Tiongkok: standar kesehatan WS/T 428-2013 (kriteria berat badan untuk orang dewasa) mengelompokkan 18,5 sampai 23,9 sebagai normal, 24 sampai 27,9 sebagai kelebihan berat badan, dan 28 atau lebih sebagai obesitas.

Jadi, BMI 24 yang sama tergolong normal menurut batas WHO dan Jepang, praobesitas di Korea Selatan, dan kelebihan berat badan di Tiongkok. Ganti standar pada kalkulator di atas untuk membandingkannya.

Keterbatasan BMI

  • BMI tidak bisa membedakan otot dari lemak. Orang yang sangat berotot bisa memiliki BMI tinggi tanpa banyak lemak tubuh.
  • BMI tidak menunjukkan letak lemak. Lemak di sekitar perut lebih erat kaitannya dengan risiko kesehatan, sehingga lingkar pinggang juga diperiksa. Misalnya, KSSO mendefinisikan obesitas sentral pada orang dewasa Korea sebagai lingkar pinggang 90 cm atau lebih pada pria dan 85 cm atau lebih pada wanita.
  • Lansia serta orang yang sedang hamil atau menyusui: hubungan antara BMI dan lemak tubuh lebih lemah.
  • Anak dan remaja masih dalam masa pertumbuhan, sehingga batas untuk orang dewasa tidak berlaku. Mereka dinilai dengan acuan pertumbuhan sesuai usia dan jenis kelamin; WHO memakai BMI menurut umur untuk usia 5 sampai 19 tahun.

BMI adalah titik awal, bukan diagnosis. Tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan kebiasaan juga penting, jadi diskusikan hasil Anda dengan tenaga kesehatan.

Cara mengukur dengan akurat

Berat badan berubah sepanjang hari, jadi timbang badan pada waktu dan dalam kondisi yang sama setiap kali, misalnya pagi hari sebelum makan, setelah ke toilet, dan dengan pakaian ringan. Ukur tinggi badan tanpa alas kaki, dengan tumit, bokong, dan bahu menempel ke dinding. Nilai, satuan, dan standar terakhir Anda hanya disimpan di browser ini, sehingga masih ada saat Anda kembali.

Tanya jawab

Berapa BMI untuk tinggi 170 cm dan berat 65 kg?
65 ÷ 1,7² ≈ 22,5. Angka ini termasuk rentang normal menurut batas WHO, Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok.
Apakah BMI 23 termasuk obesitas?
Tidak. Menurut batas Korea Selatan (KSSO), 23 sampai 24,9 tergolong praobesitas (kelebihan berat badan atau berat badan berisiko) dan obesitas dimulai pada 25. Menurut batas WHO dan Jepang, angka ini normal, dan di Tiongkok juga normal (18,5 sampai 23,9).
Apakah batas BMI berbeda untuk wanita dan pria?
Tidak, batas untuk orang dewasa sama bagi kedua jenis kelamin. WHO menyatakan bahwa rentang BMI dewasanya tidak bergantung pada usia atau jenis kelamin, dan berat badan standar Jepang (BMI 22) juga sama untuk wanita dan pria. Meski begitu, lemak tubuh pada BMI yang sama tetap bisa berbeda dari orang ke orang.
Bisakah anak dan remaja memakai kalkulator ini?
Kalkulator tetap menghitung angkanya, tetapi kategorinya untuk orang dewasa. Anak dan remaja dinilai dengan acuan pertumbuhan sesuai usia dan jenis kelamin (persentil BMI menurut umur), jadi tanyakan kepada dokter anak atau gunakan grafik pertumbuhan anak yang berlaku di negara Anda.